Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Tarumanagara kembali menunjukkan semangat kompetitif dan inovatif melalui partisipasi dalam ajang CNE UNTAR 2026. Hingga 18 Februari 2026, total tercatat sebanyak 186 tim yang berpartisipasi dalam berbagai cabang lomba, terdiri dari 46 tim Lomba Beton Nasional, 43 tim Lomba Analisis Geoteknik, 69 tim Lomba Estimasi Biaya Proyek, dan 28 tim Lomba Analisis Transportasi.
Setiap tim beranggotakan tiga orang, dengan lima tim terbaik dari masing-masing cabang lomba akan melaju ke babak grand final. Kompetisi ini mengangkat berbagai tema yang relevan dengan perkembangan dunia konstruksi dan infrastruktur berkelanjutan, mulai dari inovasi material beton, efisiensi estimasi proyek, problematika fondasi dalam, hingga sistem transportasi publik berkelanjutan.
Pada cabang Lomba Analisis Transportasi, proses penilaian dilakukan oleh Ibu Lidwina Sri Ayu DR Sianturi, S.T., M.T., Ir. Hokbyan RS Angkat S.T., M.Sc., serta Prof. Ir. A. Caroline Sutandi, S.T., M.T., Ph.D., IPU. Sementara itu, Lomba Beton Nasional ke-30 dinilai oleh Dr. Widodo Kushartomo, S.Si., M.Si., Dr. Ir. Parmo, S.T., M.T., dan Prof. Ir. Tavio, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., ACPE, APEC Eng.
Pada Lomba Estimasi Biaya Proyek, dewan juri terdiri dari Bapak David Surachmat, S.T., M.T., Dr. Ir. Henny Wiyanto, M.T., dan Bapak Oei Fuk Jin, S.T., M.Eng., D.Eng. Sedangkan pada Lomba Analisis Geoteknik, penilaian dilakukan oleh Bapak Aswin Lim, Ph.D., Ir. Ali Iskandar, S.T., M.T., dan Dr. Aksan Kawanda, S.T., M.T.
Menariknya, ajang CNE UNTAR 2026 juga diramaikan oleh salah satu peserta yang merupakan anggota COC Season 1, sehingga menambah antusiasme dan daya tarik kompetisi tahun ini.
Ajang CNE UNTAR 2026 tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun relasi, serta mengasah kemampuan dalam menghadapi tantangan dunia industri dan pembangunan di masa depan.